Jumat, 04 Januari 2013

[Pray for Justice] Beda perlakuan anak Hatta dan Afriyani saat kecelakaan maut


[Pray for Justice] Beda perlakuan anak Hatta dan Afriyani saat kecelakaan maut 1


Polisi lantang bicara ketika terjadi kecelakaan dan memakan korban jiwa. Tanpa menunggu waktu lama, polisi langsung mengumumkan status pengemudi dan menahannya. Tetapi ternyata itu tak berlaku bagi Muhammad Rasyid Amrullah, anak Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

Sejumlah keganjilan muncul, mulai dari polisi yang saling lempar ketika ditanya sampai pria-pria misterius yang berjaga di RS Polri Kramatjati. Dan anehnya lagi, Rasyid beserta mobil BMW-nya raib. Kenapa?

Sampai hari ini pun status Rasyid masih belum diketahui. Ketika dicecar, polisi berdalih masih melakukan penyelidikan. Mereka justru mengungkapkan jika putra bungsu Hatta itu trauma dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Bandingkan dengan kasus kecelakaan Xenia maut yang menewaskan 9 pejalan kaki dan Livina maut di Jalan Ampera Raya, yang menewaskan dua orang. Lebih parahnya lagi, untuk kasus yang sama seorang perwira polisi bisa memberi pernyataan berbeda.

Saat kasus Xenia maut, beberapa jam kemudian Kasat Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Sudarmanto mengumumkan status Afriyani Susanti sebagai tersangka. Kala itu Sudarmanto pun detail menyebut pasal-pasal yang menjerat pengemudi berbadan tambun itu.

"Afriyani Susanti kami tetapkan sebagai tersangka dan dikenakan Pasal 283, 287 ayat 5, Pasal 288, Pasal 310 ayat 1, ayat 2, ayat 3, dan ayat 4," kata Sudarmanto kala itu Minggu 22 Januari 2012.


Tetapi tidak untuk kasus anak sang menteri, Sudarmanto bermain aman untuk tidak memberikan informasi. Dia pun berlindung di balik undang-undang agar jurnalis tak terus mencecarnya. Padahal polisi sudah berjanji tak akan mengistimewakan anak Hatta.

"Masih dalam proses penyelidikan jadi kami tidak boleh memberikan informasi. Pasal 18 tentang UU Keterbukaan Informasi Publik. Di mana saat dalam penyidikan kami tidak boleh beri informasi gamblang," terang Sudarmanto kemarin.

Sudarmanto juga merahasiakan di mana mobil BMW yang dikemudikan oleh Rasyid kini berada. "Ada di suatu tempat, kenapa saya tidak bisa beri tahu, ya karena balik lagi ke Pasal 18 itu tadi," katanya.

Bahkan untuk mengungkap siapa sebenarnya Rasyid, harus corong Mabes Polri yang angkat bicara, yaitu Irjen Suhardi Alius. Padahal, dalam peristiwa kecelakaan seperti ini, biasanya polisi setingkat wilayah punya otoritas untuk mengumumkan.

Contohnya adalah kecelakaan Livina maut, secara gamblang Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan Kompol Hindarso mengumumkan status pengemudi, tepat di hari kejadian, Kamis 27 Desember 2012.

"Sopir sudah pasti tersangka. Tadi sempat digebukin warga," kata Hindarso.


Tentu kita ingin siapa saja yang bersalah baik rakyat biasa, anak pejabat, kedudukannya harus sama di hadapan hukum. Jika memang bersalah ya harus dihukum, nyali polisi tak boleh ciut.

Hatta pun sudah meminta maaf kepada keluarga perihal kejadian ini. Ketua Umum PAN itu menyerahkan sepenuhnya kasus ini pada aparat kepolisian. Dia merasa terpukul atas kejadian yang menimpa anaknya.

"Kami serahkan sepenuhnya proses ini kepada kepolisian, saya mohon doa restu saudara sekalian agar putra kami pulih, agar dia dapat menjalani proses hukum," kata Hatta saat melakukan jumpa pers di kediamannya di Cipete, Jakarta, Selasa (1/1).


sumber :http://www.merdeka.com/peristiwa/bed...kaan-maut.html

comment gw :masih bangga bayar pajak ?
kalo duit pajak di pake buat bayar semua polisi , pejabat , presiden dan PNS ,

tetapi ternyata , yg di bayar pake duit pajak / duit rakyat itu
bukannya memberikan keadilan kepada semua rakyat , namun hanya memberikan keadilan untuk rakyat golongan tertentu.

trust me , its real Cool


semingkin arih semingkin soesa mentjarie keadilan atas perboewatan samoewa orang di negri inih ... lebi choesoesnjah orang ijang poenja djabatan en ijang poenja oeboengan dengan orang ijang poenja djabatan ...
awal taoen 2013 diawali dengan kasoes ijang menjakitkan ati ra'jat ....

ITULAH INDONESIAI Love Indonesia (S)

hahahahaha
sudah ketahuan endingnya

jaman begini masih percaya polisi?
gue mending percaya sama hansip komplek rumah gue

mau ngomong apa lagi.lebih baik nunggu kelanjutan kasusnya.......

Turut berduka buat korban dan yang ditinggalkan .....





Polisi rebutan declare biasanya, tp karena ini urusannya sama "gajah" pada ngumpet semua dan males dimintai keterangan.

Kalo sampai anak HR ini bebas, yang salah adalah POLISI! titik

Memang hukum di negara ini hanya tajam keatas...tumpul kebawahFrown


Quote:Original Posted By presiden.rhoma â–º
ITULAH INDONESIA I Love Indonesia (S)


Sepakat gan..Ngakak

yeahhhh its real dude. polishit ama pejabat taekkk semua lah. ga ada yg bener. kasus livina sempat d gebukin. untung tabrakannya d tol. klo ga bisa mati tuh anak pejabat d gebukin


mungkin inilah yang menyebabkan banyak orang yang kemudian berusaha mempunyai jabatan ...wong fasilitasnya amat menggiurkan begitu.....salahsatunya
1.Keluarga pejabat bisa dipastikan Kebal Hukum....Shutup
Hiduppp para pejabat,,,,


Quote:Original Posted By Kireta_kun â–º
yeahhhh its real dude. polishit ama pejabat taekkk semua lah. ga ada yg bener. kasus livina sempat d gebukin. untung tabrakannya d tol. klo ga bisa mati tuh anak pejabat d gebukin


Ya harusnya tuh anak HR digebukin juga itu, biar merasakan "nikmatnya" sorga dunia...!

Wah emg kykny hukum it untuk rakyat jelata bkn rakyat Indonesia Aj Yh gan





Disini ane turut berduka cita kepada para korban & buat keluarga HR ane gak menyalahkan karena insting seorang bapak sangatlah wajar akan membela anaknya, jikalau nanti ending nya damai juga yah berarti itulah kesepakatan mereka yg harus kita hormatiBig Grin.....cuman yg paling ane sesalkan sikap dr penegak hukum ini yg sangat menunjukkan perbedaan yg sangat mencolok dlm memperlakukan pelaku,sekarang ane balikin ke penegak hukum kalo ini terjadi ke rakyat biasa bisa gak caranya begini juga?....biar adillah,kalo gak bisa berarti semakin menunjukkan bahkan mereka hanyalah sekelompok penjilat yg digaji dengan uang rakyat....bangga??? Eitssss ingat bung manusia mati tidak membawa apa2,cam kan itu kalo hari pembalasan itu pasti adaBig Grin

ya begitulah,kita harus maklum bahwa polisi kita hanya sekumpulan manusia tanpa nyali kalo udah berhadapan sama kekuasaan,dan akan menjadi preadator yang over buas jika yang di hadapi rakyat kebanyakanCape d...

di negeri yg menganut konsep WANI PIRO udah hal yg lumrahNgakak
bentar lagi ada orderan pasang AC,TV LCD,dllNgakak


Quote:Original Posted By darmaboy â–º
Memang hukum di negara ini hanya tajam keatas...tumpul kebawah Frown

Bukan gan,, tapi uang yg berbicara bukan hanya pejabat doang yg bisa
ente jg bisa asal ente duitnya banyak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar